Akibat Seks Pranikah pada Remaja

Akibat seks pranikah pada remaja, akan membuat remaja menghadapi masalah-masalah yang cukup rumit, baik masalah fisik, sosial, maupun psikologis. Seks pranikah remaja bahkan akan menghancurkan masa depan remaja sendiri, karena penerimaan sosial akan seks pranikah masih sangat kuat, apalagi budaya-budaya timur.
Menurut Chytia (2003) akibat terjadinya hubungan seksual pranikah bagi remaja dalah sebagai berikut:
  1. Kehamilan --- Hubungan seks satu kali saja bisa mengakibatkan kehamilan bila dilakukan pada masa subur/ masa ovulasi.
  2. Aborsi tidak aman --- Menggugurkan kandungan dengan cara aborsi tidak aman dapat mengakibatkan kematian.
  3. Penyakit kelamin --- Definisi penyakit kelamin menurut Sa’abah (2001) yaitu penyakit yang diakibatkan oleh infeksi diikuti peradangan dan ditularkan melalui hubungan seksual. Hubungan seks satu kali saja dapat menularkan penyakit bila dilakukan dengan orang yang tertular salah satu penyakit kelamin.
Sedangkan menurut Sarwono (2003), akibat seks pranikah pada remaja/seks bebas pada remaja antara lain:
  1. Terjadinya kehamilan diluar nikah khususnya pada remaja perempuan, karena saat remaja tersebut melakukan hubungan seks diluar pernikahan kebanyakan tidak mengetahui masa suburnya.
  2. Terjangkitnya PMS (penyakit menular seksual) berupa bakteri, parasit, jamur, dan virus.
  3. Kesulitan dalam menyelesaikan pendidikan/sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi.
  4. Semakin sulit melanjutkan pendidikan kejenjang pendidikan yang lebih baik.
  5. Kesulitan mengurus anak, karena biasanya usia remaja masih sangat muda dan tidak adanya persiapan.
  6. Kurangnya mendapatkan kesejahteraan yang baik untuk pendidikan dan kesehatan bagi remaja itu sendiri ataupun anaknya.
  7. Biasanya anak yang lahir dari remaja yang tidak mempunyai persiapan apapun, bila anak yang dilahirkan adalah wanita maka ia akan berakhir seperti ibunya.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar